JENIS DAN PENYEBAB PENYAKIT GATAL SERTA PENGOBATANNYA

JENIS DAN PENYEBAB PENYAKIT GATAL SERTA PENGOBATANNYA

Gatal (dikenal juga sebagai pruritus) adalah suatu sensasi yang menimbulkan keinginan atau refleks menggaruk. Terjadi perdebatan apakan gatal dapat di klarifikasi kan sebagai salah satu jenis pengalaman sensoris. Ilmu pengetahuan modern telah menunjukkan bahwa gatal memiliki banyak kesamaan dengan rasa nyeri, dan keduanya merupakan pengalaman sensorik yang tidak menyenangkan, tetapi memiliki pola perilaku respons yang berbeda. Rasa nyeri menyebabkan refleks menarik diri, sedangkan gatal mengarah ke refleks menggaruk.

Gatal pada kulit dapat di sebabkan oleh adanya beberapa jenis penyakit. Tergantung dari masing masing gejala yang anda alami. Gejala gatal dapat anda ketahui dengan mudah namun penyebabnya rata rata tidak mengerti dan jarang yang mengetahuinya. Kali ini akan saya jelaskan tentang beberapa jenis penyakit gatal kulit dan apa saja penyebabnya. Simak ulasan sampai tuntas agar tidak ada ke salah pahaman dalam membaca.

Jenis Penyakit Gatal Kulit

1. Gatal Eksim

Eksim merupakan istilah umum untuk kondisi kesehatan di mana terjadi reaksi peradangan pada kulit yang ditandai dengan gatal, ruam merah, kulit kering, lenting, berair, pengerasan, penebalan dan perubahan warna (pigmentasi) kulit di beberapa bagian tubuh seperti wajah, siku, dan di belakang lutut. Di Indonesia, terdapat istilah eksim kering dan eksim basah, istilah eksim kering sendiri sebenarnya mengacu pada penyakit eksim atopik atau dermatitis atopik.

Gejala Eksim Kering yang Perlu Anda Ketahui

Dermatitis atopik atau eksim kering sering ditemukan pada anak di bawah usia 5 tahun dan dapat berlanjut sampai usia remaja hingga dewasa. Adapun tanda dan gejala dermatitis atopik atau eksim kering sangat bervariasi dari orang ke orang, meliputi:

  • Rasa gatal, yang dapat menjadi parah terutama di malam hari.
  • Kemerahan pada kulit dapat disertai bercak abu-abu kecokelatan, terutama di
  • tangan, kaki, pergelangan kaki, pergelangan tangan, leher, dada bagian atas,
  • kelopak mata, di dalam lekuk siku dan lutut, wajah, dan kulit kepala.
  • Kulit menebal, pecah-pecah, kering, bersisik.
  • Kulit melepuh.
  • Kulit membengkak dan nyeri akibat garukan.

Faktor yang Memperburuk Eksim Kering atau Dermatitis Atopik

Kebanyakan orang dengan dermatitis atopik juga memiliki bakteri Staphylococcus aureus di kulitnya. Bakteri tersebut berkembang biak dengan cepat saat penghalang kulit pecah dan mengeluarkan cairan pada kulit. Faktor-faktor yang dapat memperburuk tanda dan gejala dermatitis atopik meliputi.

  • Kulit kering.
  • Goresan atau menggaruk kulit yang dapat menyebabkan luka dan infeksi.
  • Tungau.
  • Debu dan serbuk sari.
  • Bakteri dan virus.
  • Keringat.
  • Perubahan panas dan kelembapan.
  • Pelarut, pembersih, sabun dan deterjen.
  • Pakaian atau selimut wol.
  • Asap tembakau dan polusi udara.
  • Telur, susu, kacang tanah, kedelai, ikan dan gandum.

2. Psoriasis

Psoriasis adalah penyakit autoimun yang mengenai kulit, ditandai dengan sisik yang berlapis berwarna keperakan, disertai dengan penebalan warna kemerahan dan rasa gatal atau perih. Bila sisik ini dilepaskan maka akan timbul bintik perdarahan di kulit dibawahnya.

Psoriasis sering timbul di kuku, dimulai dari bintik putih pada kuku sampai ke penebalan kuku, juga mengenai kulit kepala (skalp) ditandai dengan sisik besar dan penebalan dengan warna kemerahan yang akan melewati batas rambut. Selain itu penyakit ini sering mengenai siku dan lutut, walaupun dapat juga mengenai wajah, lipat lutut dan siku, genitalia, telapak tangan dan kaki, sesuai tingkat keparahannya penyakit ini bisa meluas keseluruh tubuh (eritroderma) yang akan menimbulkan kegawatan dan dapat mengancam jiwa. Psoriasis merupakan inflamasi kronis pada kulit yang sering terjadi.

Tanda dan gejala psoriasis dapat bervariasi pada setiap orang, tetapi umumnya meliputi hal berikut.

  • Bercak merah pada kulit disertai dengan adanya sisik keperakan
  • Bintik-bintik kecil (sering terlihat pada anak-anak)
  • Kering, kulit pecah-pecah yang bisa berdarah
  • Rasa gatal, terbakar atau nyeri
  • Kulit menebal, kuku menjadi kasar
  • Sendi bengkak dan kaku

Faktor-faktor tertentu dapat meningkatkan risiko terserang psoriasis:

  • Luka pada kulit seperti luka, lecet, gigitan serangga dan paparan sinar matahari
  • Terlalu banyak minum alkohol
  • Merokok
  • Stres
  • Perubahan hormon, terutama pada wanita (misalnya selama masa puber dan menopause)
  • Mengkonsumsi beberapa jenis obat seperti lithium, obat antimalaria, obat anti-inflamasi termasuk ibuprofen, inhibitor ACE (digunakan untuk mengobati darah tinggi) dan beta blockers (digunakan untuk mengobati gagal jantung kongestif)
    Sakit tenggorokan
  • Gangguan kekebalan tubuh lainnya, seperti HIV akan membuat psoriasis mudah terpicu

Apabila Anda tidak memiliki faktor risiko di atas, bukan berarti Anda tidak akan mengalami psoriasis. Faktor-faktor ini hanya untuk referensi saja. Anda harus berdiskusi dengan dokter Anda untuk lebih jelasnya.

3. Bisul

Bisul (bahasa Latin: abscessus) adalah sekumpulan nanah (neutrofil mati) yang telah terakumulasi di rongga di jaringan setelah terinfeksi sesuatu (umumnya karena bakteri atau parasit) atau barang asing (seperti luka tembakan/tikaman). Bisul adalah reaksi ketahanan dari jaringan untuk menghindari menyebar nya barang asing di tubuh. Organisme atau barang asing membunuh sel sekitarnya, mengakibatkan keluarnya toksin. Toksin tersebut menyebabkan radang, sel darah putih mengalir menuju tempat tersebut dan kemudian meningkatkan aliran darah di tempat tersebut.

Struktur terakhir bisul adalah dinding bisul yang terbentuk oleh sel sehat untuk mencegah barang asing tersebut masuk ke dalam tubuh dan mencegah terkena nya sel lain. Namun, enkapsulasi ini berfungsi untuk mencegah sel imun untuk menyerang bakteri atau barang asing di bisul. Bisul harus dibedakan dengan empyema. Empyema mengacu pada akumulasi nanah di dalam kavitas yang telah ada sebelumnya secara normal, sedangkan bisul mengacu pada akumulasi nanah di dalam kavitas yang baru terbentuk melalui proses terjadinya bisul tersebut.

Gejala Bisul

Gejala utama pada bisul adalah munculnya benjolan merah pada kulit. Pada tahap awal, ukuran bisul biasanya kecil dan kemudian disertai dengan :

  • Kulit di sekitar benjolan memerah, bengkak, dan terasa hangat jika di sentuh. Ini mengindikasikan bahwa infeksi telah menyebar ke kulit sekelilingnya.
  • Benjolan bertambah besar dan berisi nanah.
  • Terbentuk titik putih di bagian puncak benjolan.

Bisul jarang yang membutuhkan penanganan medis oleh dokter karena bisa sembuh dengan sendirinya. Meski demikian, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter jika mengalami bisul yang:

  • Menyebabkan demam.
  • Terus membesar hingga mencapai diameter di atas 5 cm dan terasa sangat sakit.
  • Tumbuh lebih dari satu buah di lokasi yang sama. Jenis ini dikenal dengan bisul sabut atau karbunkel, dan kondisi ini merupakan infeksi yang lebih serius.
  • Tumbuh di dalam hidung, di wajah, atau tulang belakang.
  • Tidak kunjung sembuh selama lebih dari 14 hari.
  • Sering kambuh.
  • Memiliki masalah dengan sistem imun atau dalam pengobatan yang menganggu sistem imun.

4. Herpes

Herpes Genitali adalah infeksi yang disebabkan oleh Virus Herpes Simplex (terutama HSV=Herpes Simplex Virus type II), ditandai dengan timbulnya vesikula (vesikel = peninggian kulit berbatas tegas dengan diameter kurang dari 1 cm dan dapat pecah menimbulkan infeksi seperti koreng kecil) pada permukaan mukosa kulit (mukokutaneus), bergerombol di atas dasar kulit yang berwarna kemerahan.

Herpes merupakan nama kelompok virus herpesviridae yang dapat menginfeksi manusia. Infeksi virus herpes dapat ditandai dengan munculnya lepuhan kulit dan kulit kering. Jenis virus herpes yang paling terkenal adalah herpes simplex virus atau HSV. Herpes simplex dapat menyebabkan infeksi pada daerah mulut, wajah, dan kelamin (herpes genitalia). Baca Juga Penyebab Infeksi Saluran Kencing

Tahapan Infeksi Herpes

Infeksi herpes yang muncul biasanya terjadi dalam beberapa tahapan. Rincian tahapan infeksi herpes adalah sebagai berikut:

  • Stadium primer. Stadium primer terjadi pada hari kedua hingga kedelapan setelah terjadinya infeksi herpes. Gejala yang muncul adalah blister (kulit yang melepuh) berukuran kecil, namun menyakitkan. Blister biasanya berisi cairan berwarna bening atau keruh, dan dapat pecah serta menimbulkan luka terbuka. Daerah di sekitar blister akan berwarna kemerahan.
  • Stadium laten. Pada stadium ini, gejala herpes seperti blister dan koreng akan mereda. Tetapi pada stadium ini, sebetulnya virus sedang menyebar ke saraf dekat saraf tulang belakang melalui kulit.
  • Stadium peluruhan. Pada stadium ini, virus mulai berkembang biak pada ujung-ujung saraf organ tubuh. Jika ujung saraf yang terinfeksi terletak pada organ tubuh yang menghasilkan cairan, seperti testis atau vagina, virus herpes dapat terkandung dalam cairan tubuh seperti semen dan lendir Biasanya tidak terjadi gejala yang terlihat, namun sebenarnya sedang terjadi perkembangbiakan virus di dalam tubuh.
  • Stadium rekurensi (muncul kembali). Pada stadium ini, blister pada kulit yang terjadi di stadium pertama dapat muncul kembali. Biasanya tidak separah lepuhan dan koreng yang sebelumnya. Gejala yang umumnya muncul pada stadium rekurensi ini adalah gatal, kesemutan, dan nyeri di daerah yang terkena infeksi pada stadium pertama.

Virus Penyebab dan Gejala Herpes

Artikel ini akan fokus membahas kelompok alfa herpes virus yang paling sering menyebabkan infeksi.

Herpes simplex virus tipe 1

Herpes simplex virus tipe 1 (HSV 1) merupakan virus yang dapat menyebar dengan cepat, dan umumnya menyebabkan herpes oral (mulut). Akan tetapi HSV 1 juga dapat menyebabkan terjadinya herpes kelamin (genital) jika menyebar dari mulut ke alat kelamin pada saat melakukan hubungan seksual melalui oral. HSV 1 dapat menular melalui kontak langsung sederhana dari penderita herpes ke orang yang sehat. Contohnya adalah lewat berciuman, berbagai pakai peralatan makan atau lipstik dan kosmetik. HSV 1 bahkan dapat ditularkan dari seseorang yang mengalami infeksi HSV 1 namun tanpa gejala.

Gejala yang dapat ditimbulkan oleh infeksi HSV 1 atau herpes oral adalah:

  • Diawali dengan demam, nyeri otot, dan lemas.
  • Muncul rasa nyeri, gatal, rasa terbakar atau ditusuk pada tempat infeksi.
  • Kemudian timbul blister, yaitu lesi kulit seperti melepuh yang pecah dan mengering dalam beberapa hari.
  • Blister yang pecah tersebut mengakibatkan luka dengan rasa nyeri. Bila terjadi di mulut, bisa mengganggu makan.

Herpes simplex virus tipe 2

Herpes simplex virus tipe 2 (HSV 2) merupakan penyebab penyakit herpes genital. Virus ini menyebar melalui kontak dengan luka pada penderita herpes, misalnya saat hubungan seksual. Selain itu, HSV 2 juga dapat ditularkan dari ibu kepada bayinya pada saat persalinan. Baca Juga Obat Herbal Untuk Sakit Di Atas Kemaluan Pria

Baik HSV 1 maupun HSV 2 dapat menjadi infeksi laten di sel saraf dan berisiko muncul kembali saat seseorang mengalami demam, cedera, stres, dan menstruasi. HSV 2 sendiri dapat lebih mudah menginfeksi seseorang jika

  • Berjenis kelamin perempuan
  • Bergonta-ganti pasangan seksual
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah
  • Sedang mengalami penyakit menular seksual selain herpes
  • Melakukan hubungan seksual di usia muda

Beberapa gejala yang umumnya muncul pada penderita herpes genital, antara lain

  • Gatal
  • Sakit pada saat buang air kecil
  • Keluarnya cairan dari vagina
  • Munculnya benjolan di selangkangan
  • Munculnya koreng yang menyakitkan pada kemaluan, pantat, anus, atau paha

Pengobatan Alami Untuk Penyakit Gatal Kulit

Berbagai jenis penyakit gatal kulit dapat segera teratasi dan diobati. Asalkan pengobatannya tepat dan tidak asal dalam menggunakan obat. Selain dengan melakukan perawatan medis penyakit gatal kulit dapat di atasi dengan menggunakan pengobatan alternatif seperti herbal de nature. Di samping menggunakan bahan bahan alami tanaman rempah berkhasiat obat herbal memiliki keunggulan tanpa adanya efek samping dari obat. Jadi aman untuk anda dalam melakukan pengobatan.

Solusi Mengatasi Penyakit Gatal Kulit Dengan Obat Herbal

Kami dari De Nature Indonesia membuka layanan konsultasi pengobatan berbagai macam penyakit. Salah satunya penyakit Gatal Kulit Yang merupakan penyakit membahayakan. Untuk itu Segera obati penyakit anda sebelum menyerang organ tubuh yang lain dan semakin susah disembuhkan. Dengan Obat Herbal De Nature yang kami tawarkan ini. Alhamdulillah Obat Herbal De Nature merupakan obat yang telah banyak menyembuhkan penderitanya baik dari luar maupun dalam negeri

Kami DE NATURE INDONESIA Berusaha
Membantu Anda Mendapatkan Obat Herbal yang Aman
Tanpa Efek samping Untuk Mengobati Keluhan Gatal Kulit
Hubungi Kontak Kami di
Tel/Sms/ via whatsApp
 
0813-9002-6699
INSYA ALLAH MASALAH ANDA DAPAT TERATASI
Untuk konsultasi Dan Pemesanan Secara Langsung. Bisa Hubungi Kontak Kami Call / Sms Di bawah ini:
gghfghgf
PicsArt_05-23-01.03.58
PESAN SEKARANG JUGA

______________________oOo______________________


Aturan Minum Obat herbal Tersebut

Setiap 1 Botol Isi 50 Kapsul Minum

Aturan Minum 2 kapsul sekali minum 3x sehari

Alamat lengkap kami

Jln. Raya Pahonjean, Perumahan Cendana asri No.9 / Kec. Majenang, Kab. Cilacap, Prov. Jawa Tengah. / Kode Pos: 53257.

Untuk Konsultasi Dan Pemesanan Silahkan Hubungi:

0813-9002-6699 – 0859-3854-7000

Produk yang kami tawarkan kali ini adalah obat yang berbahan herbal. Dapat di konsumsi pada pria dan wanita,tidak menimbulkan efek samping saat di konsumsi.

____________oOo______________

FORMAT PEMESANAN

Kirimkan Format anda
(NAMA : ALAMAT LENGKAP : No TLP)
Contoh
  • Nama : Endang Wilastuti
  • Alamat : Jln. Raya Butulan no 01 Desa purwasari
  • Kecamatan : Wanareja
  • Kabupaten : Cilacap
  • Provinsi : Jawa Tengah
  • No hp : 0813-9002-6699
Konfirmasikan via sms/whatsApp ke nomor:
0813-9002-6699
BBM: (By Request ) / WHATSAPP: (0813-9002-6699)
PROSEDUR PEMESANAN
Bayar dahulu lalu barang kami kirimkan
OBAT SIPILIS SERTA PENJELASAN TENTANG PENGERTIAN DAN GEJALANYA

OBAT SIPILIS SERTA PENJELASAN TENTANG PENGERTIAN DAN GEJALANYA

Sekedar informasi untuk ke nyaman nan anda. Bahwa Produk dari perusahaan kami ini sudah memiliki:

  • Ijin Resmi Perusahaan dari Kementerian Kesehatan
  • Ijin BPOM, yang artinya sudah lulus uji stabilitas Produk
  • Sertifikat Halal MUI, sehingga ke halalan nya bisa di pertanggung jawab kan
  • Apoteker Yang berpengalaman
  • Sudah melewati Proses Sortir Bahan Baku, Guna Menjaga Mutu Produk
  • Proses Produksi Sesuai Alur CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik Dan Benar)

Informasi Ongkos Kirim

  • Jawa = Rp. 25.000,-
  • Luar Jawa = Rp. 50.000,-
  • Papua = Rp. 100.000,-
  • Luar Negeri = Hubungi Kami

(Tepatnya ongkos kirim hubungi kami)

SEMUA PENYAKIT ADA OBAT NYA JANGAN PERNAH PUTUS ASA !

“LAKUKAN PENGOBATAN DENGAN BAIK. BERPIKIRLAH POSITIF, JANGAN STRESS & BERDO’A .INSYA ALLAH KESEMBUHAN AKAN ANDA DAPATKAN”

DE NATURE INDONESIA PUSAT OBAT HERBAL TERPERCAYA.

MELAYANI PEMESANAN KE SELURUH WILAYAH INDONESIA DAN KE LUAR NEGERI (KILAT). GARANSI 100% UANG KEMBALI JIKA PAKET TIDAK SAMPAI KE ALAMAT ANDA

0813-9002-6699

ONLINE 24 JAM

(Jika jaringan sibuk silahkan tinggalkan Whatsap/SMS kami akan segera membalas pesan anda)

Baca Juga

Obat Sipilis

Leave a Reply